Resume
“Manusia Pengembara”
Oleh: Joy
Athanasius
Bab 3 (Hal 51-72)
Manusia dan Waktu
Apa yang membuat
manusia itu manusia? Apa yang membuat manusia itu manusiawi? Ada tiga
persepsi yang penulis katakan yaitu
kehendak, moral dan waktu. Dalam bab ini penulis membahas tentang salah satu
penyebab yang paling mistik yaitu waktu. Penulis mengatakan bahwa sebenarnya
semua makhluk melewati gejala waktu tapi hanya manusia yang berhasil menyadari
tiga tahap waktu sejarah, sekarang, masa depan.
Manusia adalah satu-satunya
makhluk yang menyejarah. Kemampuan manusia untuk menyadari apa yang telah
terjadi dan penyebabnya adalah satu alasan kenapa manusia adalah makhluk yang
menyejarah. Kemampuan ini diwujudkan dalam jenjang waktu yang berbeda yaitu
masa depan. Bagaimana dengan sekarang? Sekarang atau kekinian adalah titik yang
sangat tipis antara sejarah dan masa depan. Selaput tipis ini adalah alasan
kenapa kita hanya dapat mewujudkan kemampuan menyejarah dalam masa depan.
Kekinian adalah masa yang terus bergerak sekarang adalah sejarah dan masa depan
adalah sekarang. Setiap Kronos (bahasa yunani untuk setiap detik waktu) yang
kita lewati sama dengan melewati dua buah masa itu.
Manusia yang
selalu menghadap ke masa depan. Teori mengejar masa depan sangat ditentang oleh
buku ini karena alasan yang sangat logis yaitu. Bila kita mengejar masa depan
maka kita tidak hidup dalam kekinian yang dinamis dan saya yakin kekinian
adalah setiap detik yang kita lalui. Jadi mau ataupun tidak saya yakin kita
terus menerus dan akan terdorong ke masa depan. Dalam masa depan yang telah
menjadi kekinian nantinya barulah kita dapat mengaplikasikan manusia yang
menyejarah dengan melihat kembali kebelakang. Dengan adanya kemampuan tersebut
maka manusia dapat terus menerus belajar untuk masa depan yang akan menjadi
kekinian.
Ada 3 konsep
berpikir atau teori tentang waktu siklis, linear dan spiral. Siklis adalah
sebuah konsep berpikir yang menyebutkan waktu adalah suatu siklus yang terus
berputar dan terus berjalan menuju awal dia mulai. Linear adalah sebuah konsep
berpikir yang mempercayai waktu sebagai sebuah garis lurus yang punya titik
awal dan punya titik akhir. Berbeda dengan 2 konsep di atas spiral mengatakan
bahwa waktu adalah gabungan dari 2 konsep di atas. Sebenarnya di satu pihak waktu
adalah lingkaran yang terus mengulang tetapi di pihak lain lingkaran itu tidak
tertutup akan dirinya melainkan terus maju. Persepsi spiral berkata bahwa waktu
adalah sebuah lingkaran yang dinamis dengan terus maju.
menambah wawasan. postnya bagus gan :D
BalasHapus