Kamis, 12 Desember 2013


Resume “Manusia Pengembara”
Oleh: Joy Athanasius


Bab 3 (Hal 51-72)
Manusia dan Waktu

                Apa yang membuat manusia itu manusia? Apa yang membuat manusia itu manusiawi? Ada tiga persepsi  yang penulis katakan yaitu kehendak, moral dan waktu. Dalam bab ini penulis membahas tentang salah satu penyebab yang paling mistik yaitu waktu. Penulis mengatakan bahwa sebenarnya semua makhluk melewati gejala waktu tapi hanya manusia yang berhasil menyadari tiga tahap waktu sejarah, sekarang, masa depan.
                Manusia adalah satu-satunya makhluk yang menyejarah. Kemampuan manusia untuk menyadari apa yang telah terjadi dan penyebabnya adalah satu alasan kenapa manusia adalah makhluk yang menyejarah. Kemampuan ini diwujudkan dalam jenjang waktu yang berbeda yaitu masa depan. Bagaimana dengan sekarang? Sekarang atau kekinian adalah titik yang sangat tipis antara sejarah dan masa depan. Selaput tipis ini adalah alasan kenapa kita hanya dapat mewujudkan kemampuan menyejarah dalam masa depan. Kekinian adalah masa yang terus bergerak sekarang adalah sejarah dan masa depan adalah sekarang. Setiap Kronos (bahasa yunani untuk setiap detik waktu) yang kita lewati sama dengan melewati dua buah masa itu.
                Manusia yang selalu menghadap ke masa depan. Teori mengejar masa depan sangat ditentang oleh buku ini karena alasan yang sangat logis yaitu. Bila kita mengejar masa depan maka kita tidak hidup dalam kekinian yang dinamis dan saya yakin kekinian adalah setiap detik yang kita lalui. Jadi mau ataupun tidak saya yakin kita terus menerus dan akan terdorong ke masa depan. Dalam masa depan yang telah menjadi kekinian nantinya barulah kita dapat mengaplikasikan manusia yang menyejarah dengan melihat kembali kebelakang. Dengan adanya kemampuan tersebut maka manusia dapat terus menerus belajar untuk masa depan yang akan menjadi kekinian.
                Ada 3 konsep berpikir atau teori tentang waktu siklis, linear dan spiral. Siklis adalah sebuah konsep berpikir yang menyebutkan waktu adalah suatu siklus yang terus berputar dan terus berjalan menuju awal dia mulai. Linear adalah sebuah konsep berpikir yang mempercayai waktu sebagai sebuah garis lurus yang punya titik awal dan punya titik akhir. Berbeda dengan 2 konsep di atas spiral mengatakan bahwa waktu adalah gabungan dari 2 konsep di atas. Sebenarnya di satu pihak waktu adalah lingkaran yang terus mengulang tetapi di pihak lain lingkaran itu tidak tertutup akan dirinya melainkan terus maju. Persepsi spiral berkata bahwa waktu adalah sebuah lingkaran yang dinamis dengan terus maju.

1 komentar: